Blora on News :
Home » , , » Komisi B DPRD Jateng : Produk Unggulan Bonggol Jati Blora Harus Terus Dikembangkan

Komisi B DPRD Jateng : Produk Unggulan Bonggol Jati Blora Harus Terus Dikembangkan

infoblora.com on May 10, 2015 | 5:23 AM

Rombongan anggota Komisi B DPRD Jateng saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Tempellemahbang, Sabtu (9/5) lalu.
BLORA. Potensi kerajinan unggulan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat harus terus digalakkan sehingga menjadi penopang perekonomian di kabupaten/kota. ”Potensi akan kerajinan bonggol jati di sentra ini cukup bagus dan memiliki inovasi yang memiliki nilai jual tinggi, harus terus dikembangkan,” ujar Anggota Komisi B DPRD Jateng Arief Rohman saat berkunjung di sentra kerajinan bonggol jati Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Sabtu (9/5).

Kepada para perajin, wakil rakyat kelahiran Blora tersebut memberikan informasi seputar proses dan kegiatan yang bisa diakses bagi perajin. Seperti kegiatan pameran yang bisa diikuti kabupaten baik tingkat daerah, regional ataupun internasional.

Salah satu perajin akar jati yang ada di Desa Tempellemahbang sedang
melakukan proses produksi di bengkel miliknya.
Banyaknya pameran sebagai ajang promosi agar produk yang dihasilkan bisa dikenal buyer baik lokal maupun internasional. ”Setelah datang dan melihat langsung, tentunya nanti Komisi B akan mengawal agar perkembangan akar jati ini akan semakin maju dan berkembang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Blora, Maskur mengakui kalau perajin bonggol jati di Blora sudah ikut pameran di beragam tempat. Bahkan saat ini kebanyakan produknya sudah diekspor.

Beberapa pembeli baik lokal ataupun mancanegara kerap berkunjung ke sentra industri untuk melihat dan kemudian melakukan pemesanan. Ketua Paguyuban Perajin Akar Jati Payung Mas, Achmad Syaifudin mengungkapkan, kalau sebagian besar produk kerajinan yang dibuat memang untuk ekspor ke Eropa.

Untuk memenuhi pesanan langsung dikerjakan oleh perajin yang tergabung dalam paguyuban dan koperasi. Dengan demikian, berapa pesanan bisa dipenuhi oleh perajin. ‘’Saat ini yang diproduksi baru bulan depan dikirim ke Eropa,’’ katanya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved