Blora on News :
Home » , » Banleg DPRD Blora : Penyusunan Empat Raperda Siap Dipansuskan

Banleg DPRD Blora : Penyusunan Empat Raperda Siap Dipansuskan

infoblora.com on May 29, 2015 | 2:00 AM

Siswanto Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Blora.
BLORA. Penyusunan dan pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda) segera memasuki tahap berikutnya. Setelah selama hampir tiga pekan Badan Legislasi (Banleg) menggelar dengar pendapat dengan sejumlah elemen masyarakat di kecamatan, hasilnya akan dilaporkan ke pimpinan DPRD.

’’Pekan depan akan kami laporkan ke ketua DPRD. Setelah itu barulah disusun agenda selanjut oleh Badan Musyawarah (Banmus),’’ujar Ketua Banleg DPRD Blora, Siswanto, kemarin. 

Public hearing sebelumnya dilakukan di lima daerah pemilihan (dapil) di Blora.
Ada empat ranperda yang dimintakan pendapatnya kepada masyarakat di kecamatan-kecamatan. Keempat ranperda itu meliputi aturan tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, ranperda percepatan pertumbuhan ekonomi (konten lokal), irigasi dan bangunan gedung.

Itu semua merupakan ranperda inisiatif DPRD Blora. Tanggapan masyarakat terhadap keempat ranperda itupun sangat beragam. Hampir semua memberikan dukungan dan meminta DPRD segera menuntaskan pembahasan ranperda tersebut sehingga bisa secepatnya ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda).

Namun ada juga yang menghendaki DPRD lebih teliti lagi dalam penyusunan materi dalam ranperda. Jangan sampai ranperda itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi kedudukannya. Apalagi saat ini cukup banyak UU yang sudah direvisi seiring munculnya putusan Mahkamah Konsitusi (MK).

Selain itu ada pula yang menghendaki jangan sampai pasal-pasal yang diatur dalam perda ternyata merugikan masyarakat Blora, seperti aturan yang terkait dengan irigasi. Menurut Siswanto, setelah Banmus menyusun jadwal pembahasan ranperda berikutnya, tahapan lainnya yang akan dilakukan adalah pembentukan panitia khusus (pansus).

Pansus itulah yang akan melakukan pembahasan lebih rinci terkait materi dan pasal-pasal yang diatur dalam ranperda. ’’Menurut rencana akan dibentuk dua pansus. Nama-nama anggota Pansus diusulkan masing-masing fraksi di DPRD,’’tandasnya.

Selain empat ranperda yang telah dipublic hearingkan, masih ada lagi ranperda yang diagendakan akan dibahas tahun ini. Ranperda-ranperda itu sebelumnya telah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) yang telah ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD, 21 Januari 2015.

Ada 18 ranperda yang masuk prolegda. Enam ranperda di antaranya adalah ranperda inisiatif DPRD, sedangkan 12 ranperda diusulkan pemkab. Keenam ranperda inisiatif DPRD tersebut adalah mengatur tentang bangunan gedung, irigasi, pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, konten lokal, izin penyelenggaraan reklame serta ranperda retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.

Adapun 12 raperda yang diusulkan Pemkab terdiri atas ranperda lembaga teknis daerah, penyelenggaraan administrasi kependudukan, pencabutan perda biaya cetak KTP dan akta kelahiran, penetapan desa, penyidik pegawai negeri sipil daerah (PPNSD), retribusi parkir di tempat khusus, penyelenggaraan pemerintahan desa serta pengusahaan bidang minyak dan gas bumi di Blora.

Dari ranperda yang diajukan pemkab tersebut, antara lain akan dibahas pemisahan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berancana (BPMPKB). Bidang pemberdayaan masyarakat desa akan menjadi Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas). Sedangkan bidang perempuan dan keluarga berencana berada di institusi yang terpisah. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved