Blora on News :
Home » , » 18 Paket Proyek Pembangunan Dilelang Ulang di Unit Layanan Pengadaan LPSE

18 Paket Proyek Pembangunan Dilelang Ulang di Unit Layanan Pengadaan LPSE

infoblora.com on May 3, 2015 | 10:53 AM

Sejumlah paket proyek pembangunan di beberapa SKPD terpaksa diulang proses lelangnya karena banyak rekanan yang tidak memenuhi persyaratan.
BLORA. Lelang pengadaan barang dan jasa dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Blora tidak berjalan mulus. Sebanyak 18 paket proyek yang dilelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), terpaksa harus dilelang ulang.

Dua paket proyek dilelang ulang karena sebelumnya tidak ada peminatnya, sedangkan 16 paket proyek diulang lelangnya lantaran tidak ada rekanan yang memenuhi persyaratan.

‘’Hingga akhir April ada 48 paket kegiatan yang lelangnya melalui ULP. Namun 18 diantaranya terpaksa harus dilelang ulang,’’ ujar Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Pitoyo saat berlangsungnya public hearing Komisi C DPRD dengan Aliansi Rakyat Blora Bersatu (ARBB), pekan lalu.

Lelang di ULPLPSE dilakukan online melalui internet. Karena itu, menurut Pitoyo yang juga kepala ULP, siapa dan dari manapun kontraktor mempunyai kesempatan yang sama untuk mengikuti lelang. 

‘’Apalagi sebentar lagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diberlakukan. Kontraktor Blora harus siap bersaing,’’tandasnya. 

Jalmo, salah seorang aktivis LSM yang tergabung dalam ARBB menegaskan, pihaknya akan mengawal lelang di LPSE. Pihaknya tidak akan segan turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran persyaratan administrasi rekanan yang memenangkan lelang proyek.

Pujo, aktivis LSM lainnya di Blora mengingatkan agar Pemkab memberikan kesempatan kepada kontraktor lokal Blora untuk turut serta menggarap proyek-proyek. ‘’Diantaranya melalui penunjukan langsung (PL). Kontraktor lokal Blora punya kemampuan untuk melaksanakan proyek-proyek di Blora,’’tandasnya.

Sejumlah kontraktor di Blora menghendaki adanya penyederhanaan persyaratan mengikuti lelang di ULPdan LPSE. Itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kontraktor lokal turut serta dalam lelang. Di beberapa daerah di Jateng, penyederhanaan persyaratan itu diterapkan. Mereka pun menghendaki hal itu dilakukan di Blora. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved