Blora on News :
Home » , , » Sumur Minyak Angguk Semanggi dan Nglobo Potensi Wisata Kabupaten Blora

Sumur Minyak Angguk Semanggi dan Nglobo Potensi Wisata Kabupaten Blora

infoblora.com on Apr 15, 2015 | 2:00 AM

Salah satu pengunjung berfoto dengan latar belakang sumur
minyak angguk yang berada di Desa Semanggi Jepon.
BLORA. Salain kawasan hutan jati, destinasi wisata di Blora sebenarnya cukup banyak. Salah satunya adalah wisata menikmati sumur angguk peningalan jaman Kolonial Belanda. Untuk menuju ke sana tidaklah sulit, sebab ada beberapa tempat yang masih memiliki sumur angguk tersebut. Seperti di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, kemudian Desa Semanggi Kecamatan Jepon.

Sumur angguk di kedua desa tersebut sampai saat ini masih bisa disaksikan dan masih beroperasi untuk mengambil minyak atau gas di beberapa sumur di kedua desa tersebut. Bahkan di kedua desa tersebut bukan hanya satu sumur angguk. Sekretaris Desa Semanggi, Supriyanti mengatakan, keberadaan sumur angguk di desanya sudah ada sejak lama.

Keberadaannya menjadi ikon karena warga terbiasa bunyi sumur angguk yang cukup nyaring dan keras. “Bagi yang tidak pernah melihatnya tentu akan menarik sebab keluar bunyi yang khas,” ungkapnya.

Untuk menuju ke sana, kata dia, akses jalan cukup mudah, mekipun hanya jalan makadam namun cukup baik. Apalagi sumur angguk tersebut berada persis di pinggir jalan Desa Semanggi. Ada yang di permukiman penduduk dan hutan namun berada persis di sebelah jalan raya.

Dari Kota Blora menuju ke arah Randublatung, kemudian ada pos pemeriksaan hasil hutan belok kiri sekitar 4 km sudah bisa melihat sumur angguk itu. Supriyanto mengakui, sumur angguk memang memiliki kekhasan sendiri, selain mengeluarkan bunyi nyaring juga sangat beraturan, bentuknya juga unik. “Rata-rata warga yang baru datang ke sini melihat sumur angguk senang dan penasaran,” katanya.

Purnomo salah seorang pelancong yang melihat sumur angguk mengaku, baru pertama kali melihat sumur angguk. Awalnya penasaran dengan suara yang bunyinya cuk…cuk.. cuk dan nyaring meskipun dari jarak jauh. Setelah dicari teryata itu bunyi dari besi tua yang naik turun di sekitar tambang minyak. “Penasaran juga setelah tahu teryata menarik dan fungsinya untuk mengambil minyak dari bawah,” katanya saat berada di Desa Semanggi.

Paling eksotik, lanjutnya, bila berada di lokasi sumur angguk saat pagi hari atau sore hari, sebab tidak panas, serta sejauh mata memandang bisa melihat hamparan hutan jati yang hijau kekuning-kuningan.

Lain halnya dengan Parno. Dia mengaku dengan melihat sumur angguk maka ingatan akan kejayaan minyak di tempat itu pada jaman Kolonial Belanda akan terasa, sebab sampai saat ini sumur angguk itu masih tegak berdiri dan berbunyi sepanjang masa.

Di kanan kiri terkadang juga masih ada menara pengeboran, sehingga nuansa tempat minyak sungguh membius wisatawan. Setelah puas menikmati sumur angguk di Semanggi, jangan lupa untuk menikmati juga sumur angguk di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken yang masih satu jalur dengan Semanggi.

Di sana sumur angguk persis berada di tengah-tengah permukiman. Di Nglobo ini bahkan lebih komplet karena ada juga beberapa pangkalan minyak. Sumur angguk itu memang menjadi pilihan yang tepat bagi yang senang akan wisata sejarah serta wisata alam. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved