Blora on News :
Home » , , » SMAN 2 Blora Siapkan Diri Maju Seleksi Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

SMAN 2 Blora Siapkan Diri Maju Seleksi Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

infoblora.com on Apr 14, 2015 | 2:00 AM

Siswi SMAN 2 Blora merawat tanaman yang ada di kebun sekolah sekitar sebagai bentuk kecintaan pada lingkungan.
BLORA. Setelah terpilih menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kini SMA Negeri 2 Blora bersiap untuk mengikuti seleksi agar bisa maju di tingkat nasional dalam ajang yang sama. 

“Tim SMA sudah melakukan presentasi yang diadakan oleh BLH Propinsi dan nantinya akan ditindak lanjuti dengan melihat langsung di SMA 2 Blora,” ungkap Kepala SMA Negeri 2 Blora Yuni Ni’wati, kemarin.

Dia menambahkan selama ini seluruh komponen sekolah sudah aktif dan kontinyu dalam kegiatan lingkungan di sekolah. Dirinya berharap agar SMA 2 Blora bisa masuk 3 besar sehingga bisa ikut untuk tingkat nasional. Penerapan sekolah adiwiyata memang bukan tanpa sebab. Karena mulai dari kebijakan, kurikulum dan pelaku sudah mengacu pada lingkungan.

Siswa SMAN 2 Blora membuat lubang biopori untuk serap
air hujan agar lingkungan lebih terawat.
Untuk diketahui, pada tahun 2014 lalu SMA Negeri 2 Blora terpilih menjadi salah satu sekolah di Propinsi Jawa Tengah yang menyandang predikat sebagai Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Adiwiyata) untuk kategori SMA/MA/SMK bersama 67 sekolah lainnya di Jateng. SMA Negeri 2 Blora merupakan satu-satunya wakil Blora dalam ajang yang diadakan oleh Kementrian Lingkungakan Hidup ini.

Penghargaan itu merupakan prestasi tersendiri sekaligus kebanggaan bagi sekolah, sebab dengan predikat itu tentunya tahun depan diharapkan bisa maju di tingkat nasional untuk kategori yang sama. "Penghargaan ini untuk semua warga sekolah yang terlibat dalam mewujudkan sekolah yang peduli akan lingkungan," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa memang sudah lama SMA Negeri 2 Blora menerapkan budaya peduli lingkungan kepada guru, siswa serta warga sekolah, beberapa bentuk kegiatan lingkungan dan pengolahan limbah sampah telah aktif digiatkan dan semua komponen sekolah ikut terlibat.

Salah satu bentuk upaya nyata seperti menerapkan prilaku sadar lingkungan, termasuk juga sarana pendukung juga sudah ada seperti bak komposer, bank sampah yang dikelola oleh siswa serta perlengakapan lainnya mulai dari biopori.

"Pada jam-jam tertentu kami menggunakan radio sekolah untuk melakukan sosialisasi agar membangun budaya sadar lingkungan, serta memanfaat green house untuk wahana edukasi lingkungan," katanya.

Bahkan di green house banyak komposer yang diisi sampah dan diolah oleh siswa. Biasanya dalam mengolah komposer itu diaduk-aduk agar hasilnya bisa optimal.  "Hasil dari sampah itu langsung digunakan pupuk dan dimanfaatkan dilingkungan sekolahan," jelasnya.

Dengan predikat tersebut lanjut Yuni, maka sekolah akan semakin terpacu dan terus meningkatkan kualitas agar prilaku dan budaya peduli lingkungan terus terbangun, termasuk membuat lingkungan sekolah menjadi rindang dengan berbagai tanaman yang ada. "Hasil ini tentunya berkat kepala sekolah terdahulu yang telah memulai menuju sekolah adiwiyata," tandasnya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved