Blora on News :
Home » , » Prestasi Atlet Judo Blora di Kejurnas Kartika Cup 2015 Meningkat

Prestasi Atlet Judo Blora di Kejurnas Kartika Cup 2015 Meningkat

infoblora.com on Apr 27, 2015 | 1:00 AM

Para atlet judo Kabupaten Blora saat berlatih sebelum bertanding dalam Kejurnas Kartika Cup 2015.
BLORA. Pejudo Blora gagal meraih medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup VIII di Auditorium UPN Yogyakarta, 20- 23 April. Farian Adi Pratama yang tampil di pertandingan terakhir di kelas -55 kilogram kelompok umur (KU) 19 tahun, kalah dari pejudo Bali I Putu Bagus.

Laga yang disaksikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono dan Joko Pekik Irianto (Deputi Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Kemenpora) tersebut, merupakan pertandingan terakhir sebelum dimulainya upacara penutupan Kejurnas. Dengan kekalahan itu, Farian Adi Pratama kembali hanya meraih medali perak.

Di Kejurnas Judo Kartika Cup VII dua tahun lalu di Jakarta, Farian juga mendapatkan medali perak. ”Meski gagal meraih emas, namun prestasi pejudo Blora di event kali ini meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Pelatih Judo Blora Suripno, kemarin.


Jumlah total medali yang diraih pejudo Blora di Kejurnas Judo Kartika Cup tahun ini sebanyak dua medali perak dan satu perunggu. Selain Farian Adi Pratama, medali perak disumbangkan pula Sinung Mahendra (+81 kg, KU-19) dan satu perunggu diraih Aqlantung Nugraheno yang tampil di kelas -55 kilogram KU – 16 tahun. 

”Di event yang sama tahun sebelumnya, pejudo Blora hanya meraih satu perak. Tahun ini naik menjadi dua perak dan satu perunggu,” tandas Suripno.

Di Kejurnas Judo Kartika Cup VIII, Blora menyertakan sebanyak tujuh orang atlet. Mereka memperkuat kongtingen Jawa Tengah. Ketujuh atlet itu adalah dua atlet putri -16 tahun, Novita (43 kg) dan Sunyari (45 kg). Sedangkan di bagian putra, atlet yang berlaga adalah Aglantung Nugraheno (-55 kg KU-16 tahun, Farian Adi Pratama (-55 kg, KU- 19), Sinung Mahendra (+81 kg, KU- 19), Sutrisno (60 kg senior) dan Nandika Yuniano Yuda Pratama (60 kg, KU-16).

Liman Seno Aji (-51 kg, KU- 19) yang sedianya telah mendapatkan kuota bertanding di Kartika Cup untuk Blora, tidak jadi tampil karena kelas yang diikuti urung dipertandingkan. Padahal jika Seno tampil di Kejurnas, peluang mendapatkan medali terbuka lebar. Sebab, kemampuannya cukup bagus dan pernah meraih sejumlah medali di beberapa kejuaraan tingkat nasional.

Menurut Suripno, Liman Seno Aji biasanya tampil di kelas -51 kg KU 16 tahun. Namun beberapa hari sebelum Kejurnas digelar, Seno diminta oleh Binpres Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jateng untuk tampil di kelas -51 kg KU-19 tahun. Binpres kemudian mendaftarkan pejudo Wonogiri berlaga di kelas -51 kg KU-16 tahun. 


”Namun saat pejudo kami, termasuk Seno, sudah tiba di Yogyakarta, ternyata kelas -51 kg KU-19 tahun tidak dipertandingkan. Tentu kami bertanya-tanya mengapa bisa seperti itu. Padahal jika Seno bertanding di KU 16 tahun, pasti akan bisa meraih prestasi. Pejudo Wonogiri yang bertanding di kelas -51 KU 16 tahun kalah dari lawannya,” tandas Suripno.

Di Kejurnas Kartika Cup tahun ini, kontingen Jateng hanya meraih satu emas, empat perak dan 10 perunggu. Satu-satunya medali emas kontingen Jateng diraih Pejudo asal Wonogiri, Desi Yudianti (-78 kg senior). Dua dari empat medali perak Jateng disumbangkan pejudo Blora, Farian dan Sinung. Adapun dua perak lainnya diraih Muji Leksani (-70 kg) dari Semarang dan pasangan pejudo Chyntia Trubus- Legres (Semarang) di nomor judo katak. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved