Blora on News :
Home » , » Pemkab Blora Targetkan Surplus Beras 10 Juta Ton Pada Tahun 2015

Pemkab Blora Targetkan Surplus Beras 10 Juta Ton Pada Tahun 2015

infoblora.com on Apr 1, 2015 | 12:00 AM

Setelah panen perdana, petani di Blora terus didorong untuk sesegera mungkin memulai musim tanam kedua agar bisa meningkatkan hasil panen. Sehingga target surplus beras 10 juta ton tercapai.
BLORA. Pemkab Blora pada tahun 2015 ini, menaikan target luasan tanam lahan pertanian, sebanyak 15 persen. Langkah ini ditempuh agar bisa menunjang target surplus beras sebanyak 10 juta ton.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora Reni Miharti, mengungkapkan target luas lahan tanam untuk tahun ini seluas 99.000 hektare. Jumlah ini naik 15 persen dari luasan lahan tahun lalu. Dan memasuki pekan ketiga bulan Maret, sudah tercapai 95 persen dari target.

”Untuk sasaran tanam pada Oktober sampai Maret, sebenarnya lebih dari 61.000 hektare. Namun sampai saat ini baru mencapai 57.000 hektare,” katanya, kemarin.

Ia menyatakan, sisa target tahun 2015 itu, masuk pada bulan April–September, dengan sasaran luas tanam lebih dari 37.000 hektare. Agar target terpenuhi, pihaknya mengimbau, petani melakukan percepatan penanaman.

”Setelah dipanen, sesegera melakukan pengolahan lahan lagi, agar bisa segera ditanami kembali,” jelasnya.

Beberapa kecamatan telah menjadi sasaran luas tanam. Di antaranya, Kecamatan Kedungtuban, Kradenan, Cepu, dan Kecamatan Blora. Baik yang menggunakan sumur teknis maupun nonteknis. Bahkan selama ini Kecamatan Kedungtuban, masuk dalam salah satu wilayah lumbung padi di Blora.

”Luas lahan pertanian di Blora terdiri dari 46.000 hektare persawahan, dan 25.000 hektare tegalan. Jadi sebagian wilayah yang areanya sawah menjadi sasaran luas tanam” jelasnya.

Kepala UPTD Dintanbunakikan Kecamatan Kedungtuban Suparman, mengatakan wilayah Kedungtuban luas hamparan sawah dan tegalan yang kini aktif digenjot untuk peningkatan hasil produksi padi, jagung dan kedelai ada 5.797 hektare. Luas ini terbagi 4.672 area persawahan, dan 1.125 tegalan.

”Asumsi dalam satu tahun lahan yang bisa ditanami mencapai 13.264 hektare, dengan hasil panen padi mencapai 12.020 ton. Pada prinsipnya, kami siap menyokong produksi pangan nasional,” jelasnya. (Teg-Koma | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved