Blora on News :
Home » , » Meski Sudah 4 Bulan Tak Digaji, Kinerja Anggota DPRD Blora Tetap Berjalan

Meski Sudah 4 Bulan Tak Digaji, Kinerja Anggota DPRD Blora Tetap Berjalan

infoblora.com on Apr 29, 2015 | 10:00 AM

Para anggota DPRD Blora tetap semangat bekerja walau sudah 4 bulan belum digaji karena keterlambatan pengesahan APBD pada Januari lalu.
BLORA. Sudah empat bulan, pimpinan dan anggota DPRD Blora belum menerima gaji. Meski begitu, para wakil rakyat yang terpilih dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 itu tetap semangat dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

Belum diterimanya gaji tidak mempengaruhi pelaksanaan agenda kerja yang telah disusun DPRD. Belum dibayarkannya gaji para anggota Dewan itu terjadi karena penetapan APBD 2015 terlambat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam surat edarannya telah memerintah penetapan APBD 2015 bagi kabupaten dan kota paling lambat 31 Desember 2014.

Jika sampai batas waktu tersebut APBD belum ditetapkan, maka daerah dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan bagi kepala daerah, wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD selama enam bulan.

Hak-hak keuangan yang tidak dibayarkan tersebut seperti tercantum dalam dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, antara lain gaji pokok, tunjangan jabatan dan tunjangan lain-lain. APBD Blora ditetapkan 30 Januari 2015. Selain Blora, jumlah daerah di Indonesia yang mendapatkan sanksi sebanyak 76 daerah.

Diantaranya adalah Kota Bengkulu, Padang, Palembang, Sumba Barat Daya, Bekasi, Nias Selatan, Rokan Hilir, Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara, Tasikmalaya, Aceh dan DKI Jakarta. Sanksi tersebut berbeda dengan hukuman yang pernah diterima Blora di tahun-tahun sebelumnya karena terlambat dalam penetapan APBD.

Ketika itu sanksi yang diberikan berupa penundaan pembayaran 20 persen dana alokasi umum (DAU). Beberapa kali pimpinan DPRD bersama pihak eksekutif menanyakan kejelasan sanksi tidak dibayarkannya gaji selama enam bulan (Januari-Juni) ke mendagri. Namun pertanyaan itu belum mendapatkan jawaban pasti.

Hanya saja optimisme para wakil rakyat itu kembali muncul setelah mereka mengetahui adanya pemberitaan dari Kemendagri belum lama ini. Dalam pemberitaan itu antara lain disebutkan bahwa Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Kemdagri Reydonnyzar Moenek mengingatkan bahwa para pimpinan daerah dan anggota DPRD bukannya tidak digaji.

Menurutnya, apabila Mendagri sudah memberikan penjelasan tertulis, barulah hak-hak keuangan para kepala daerah dan anggota DPRD yang terlambat menetapkan APBD akan dibayarkan. Hanya saja keputusannya masih menunggu kejelasan dari Mendagri.

Namun itu hanya berlaku untuk tahun ini. Setelah Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi turunan UU Pemerintah Daerah diterbitkan, para pimpinan daerah termasuk DPRD yang terlambat menetapkan APBD benar-benar tidak akan digaji.

Meski belum menerima gaji selama empat bulan, namun Ketua DPRD Bambang Susilo menegaskan, seluruh agenda kerja DPRD bisa dilaksanakan dengan baik. Agenda tersebut diantaranya berupa pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda), pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan (LKPJ AMJ) bupati hingga selesai, kegiatan di setiap komisi, studi banding maupun reses. 


”Kami sudah menekankan kepada temanteman di DPRD untuk melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik meski belum menerima gaji. Dan ternyata agenda kerja yang disusun DPRD bisa dilaksanakan dengan baik,” ujarnya. 

Pernyataan senada dikemukakan pula Wakil Ketua DPRD Abdullah Aminudin. Dia mengatakan meski para anggota DPRD hingga saat ini belum menerima gaji, namun hal itu tidak menyurutkan semangat para wakil rakyat untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya.

”Pembahasan ranperda, pembahasan LKPJ AMJ termasuk pengawasan pemerintahan dan pembangunan itu sudah menjadi tugas kami sebagai anggota DPRD. Komisikomisi di DPRD selama ini sudah menjalankan fungsinya dengan baik,” katanya. 


Untuk menghindari sanksi dari kemendagri di tahun yang akan datang, DPRD pun bertekad akan menetapkan APBD sebelum 30 Desember setiap tahun. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved