Blora on News :
Home » , » Kincir Angin Sumbu Vertikal Karya Siswa SMAN 1 Blora Dinilai Tim Toyota Eco Youth 9

Kincir Angin Sumbu Vertikal Karya Siswa SMAN 1 Blora Dinilai Tim Toyota Eco Youth 9

infoblora.com on Apr 10, 2015 | 6:00 AM

Fafhiela Noer Hafiezha dan Dinar Limarwati mempresentasikan kincir angin sumbu vertikal di hadapan tim juri Toyota ECo Youth 9 di sekolah, kemarin. (rs-infoblora)
BLORA. Tim penilai ajang lomba karya Inovasi Toyota Eco Youth 9 melakukan penilaian terhadap karya inovasi dari siswa SMAN 1 Blora yang masuk 20 besar dalam ajang tersebut atau 12 besar untuk kategori science, dengan karya Kincir Angin Sumbu Vertikal dan Solar Cell sebagai pembangkit listrik pada perangkap serangga.

Dalam penilaian itu, dua siswa Fadhiela Noer Hafiezha dan Dinar Limarwati mempresentasikan ide dan karya kepada tim penilai. Selain Fadiela dan Dinar, Kepala SMAN 1 Blora, Sudharmanto serta dua guru pembimbing juga melakukan presentasi tentang hal dukungan sekolah dan ide-ide awal dalam pembuatan karya iniovatif tersebut.

Selain presentasi di sekolah, tim juga melihat langsung lokasi pemasangan alat di areal persawahan Gabus Kelurahan Mlangsen Blora dan melakukan dialog dengan petani di sekitar alat penangkap serangga.

Bayu salah anggota tim penilai mengatakan, apa yang dihasilkan siswa SMAN 1 Blora cukup bagus. Sebab, telah masuk 20 besar. Kompetisi ini berbeda dengan karya ilmiah remaja yang diadakan selama ini. Dalam lomba kali ini lebih menekankan pada masalah di sekitar sekolah, sehingga bisa menciptakan suatu hal yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah dengan radius 5 km.

Tim juri Toyota Eco Youth 9 mengecek manfaat kincir sumbu vertikal di areal
persawahan Gabus Kelurahan Mlangsen kemarin sore.
’’Di sekitar sekolah ada masalah apa yang terjadi lalu buatlah karya untuk memecahkan, jadi mulailah yang terdekat dahulu,’’ katanya. 

Menurutnya, aspek yang akan banyak dinilai nantinya bagaimana komitmen untuk berkelanjutan dalam membuat karya yang telah dihasilkan atau meneruskan proyek ini seperti apa. Selain itu, pelibatan masyarakat dalam karya yang dihasilkan haruslah nyata. Serta proses seperti apa dan yang tidak kalah pentinganya adlah komitmen dari sekolah untuk meneruskan.

’’Saya melihat tujuan terciptanya alat ini cukup bagus karena untuk menguranggi penggunaan pestisida dalam hal pemberantasan hama,’’ ujarnya. 

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Blora Sudharmanto bangga atas apa yang diraih oleh siswa SMAN 1 Blora. Terhadap karya tersebut pihak sekolah mendukung sepenuhnya dan konsisten untuk mengembangkannya. Dirinya berharap bisa meraih hasil maksimal dalam lomba kali ini. ’’Ini harus kita dukung dan semoga bisa menang dan menjadi inspirasi bagi adik kelas dan sekolah lain,’’ tandasnya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

1 komentar:

ayupratam pratama said...

wah bagus, boleh mungkin bila diterapkan di wilayah lain juga.
salam dari anak Banyuwangi.

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved