Blora on News :
Home » , » Jelang Pilkada 2015, PKB Blora Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati

Jelang Pilkada 2015, PKB Blora Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati

infoblora.com on Apr 9, 2015 | 6:00 AM

Ketua PKB Blora, Abdullah Aminudin (baju putih) bersama Sekjen PKB belum lama ini. Ia menyatakan bahwa partainya akan membuka penjaringan bakal calon buati dan wakil bupati menjelang Pilkada Blora 2015.
BLORA. Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 yang akan diselenggarakan pada Desember mendatang, beberapa partai politik (parpol) mulai melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati.

Seperti halnya PDIP yang telah melakukan penjaringan bakal calon bupati jauh-jauh hari, kini giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Blora akan melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati.

Hal tersebut disampaikan oleh H Abdullah Aminudin Ketua PKB Blora, ia mengungkapkan bahwa penjaringan dalam bentuk pendaftaran bakal calon itu bakal segera dibuka. “Siapapun yang berminat silahkan mendaftar,” kata Aminudin, Rabu (8/4) kemarin.

Abdullah Aminudin yang juga wakil ketua DPRD Blora menegaskan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut bukanlah formalitas belaka. Menurutnya, melalui penjaringan tersebut, PKB ingin mendapatkan bakal calon yang berkualitas untuk didaftarkan sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Blora 2015.

“Ini kebijakan pusat yang dilaksanakan daerah. Partai kami bersifat terbuka. Karena itu kami memberikan kesempatan kepada siapapun saja mendaftar dalam penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati melalui PKB,” tandasnya.


Pernyataan Aminudin itu dikemukakan menjawab pertanyaan apakah penjaringan tersebut sekadar formalitas belaka? Sebab, selama ini, PKB di beberapa kesempatan memberikan dukungan Bupati Djoko Nugroho. Bahkan PKB juga menghendaki calon wakil bupati yang mendampingi Djoko Nugroho adalah Abdullah Aminudin. ’’Melalui penjaringan ini diharapkan diperoleh calon yang terbaik,’’katanya.

Menurutnya, hasil penjaringan kemudian akan diproses lebih lanjut hingga ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) di Jakarta melalui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jateng.

Dia menyatakan, ada berbagai faktor dan pertimbangan untuk nantinya DPP menentukan siapa cabup dan wakil yang mendapatkan rekomendasi. ’’Nanti yang menentukan adalah DPP, tentu dengan berbagai pertimbangan termasuk masukan dari daerah,’’ujarnya. Sekadar diketahui, PKB Blora dalam Pemilu Legislatif 2014 memperoleh lima kursi DPRD.

Dengan perolehan tersebut, PKB harus berkoalisi dengan partai politik (parpol) lainnya jika hendak mengusung pasangan cabup dan wakilnya. Sesuai ketentuan yang berlaku, syarat minimal parpol yang berhak mendaftarkan cabup dan wakilnya meraih 20 persen jumlah kursi di DPRD.

Jumlah kursi di DPRD 45 kursi, 20 persennya 9 kursi. Dengan ketentuan seperti itu, tak ada satupun parpol di Blora yang berhak memberangkatkan cabup sendiri.

Partai Demokrat yang menjadi pemenang pemilu di Blora hanya meraih delapan kursi. Demikian pula Partai Golkar juga meriah delapan kursi. Parpol-parpol di Blora pun harus berkoalisi agar memenuhi syarat mengusung pasangan cabup dan wakilnya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved