Blora on News :
Home » , » Hingga Akhir Putaran Pertama, Persikaba Masih Kokoh di Puncak Klasemen

Hingga Akhir Putaran Pertama, Persikaba Masih Kokoh di Puncak Klasemen

infoblora.com on Apr 20, 2015 | 12:00 AM

Persikaba Blora hingga akhir putaran pertama Liga Nusantara 2015 region Jateng masih kokoh di puncak klasemen sementara. (dok-infoblora)
BLORA. Persikaba Blora mengakhiri putaran pertama Liga Nusantara Jateng 2015 dengan hasil membanggakan. Tim berjuluk Laskar Arya Penangsang itu tetap berada di puncak klasemen sementara Grup C.

Hasil tersebut diperoleh setelah di laga terakhir putaran pertama, Persikaba menahan imbang 0-0 tuan rumah Persikas Kabupaten Semarang, Jumat (17/4). Persikaba kini mengemas nilai delapan dari empat kali tampil yaitu dua kali menang dan dua kali draw. Gawang Persikaba pun belum pernah kebobolan.

Adapun runner up kini ditempati PSISra Sragen yang menggeser Persak Kebumen. PSISra mengantongi nilai enam dari empat kali pertandingan yakni dua kali menang dan dua kali kalah. 

”Kami bersyukur pada pertandingan putaran pertama Persikaba tetap kokoh di puncak klasemen sementara Grup C,” ujar Ketua Persikaba, Agung Waskito, kemarin.

Meski hasil yang dicapai Andri Mulyono Jati dan kawan-kawan cukup bagus, namun tidak membuat pengurus Persikaba puas. Perburuan pemain baru masih akan dilakukan. Setidaknya Persikaba masih membutuhkan tambahan tiga orang pemain.

”Setelah kami lakukan evaluasi, setidaknya ada tiga titik lemah di Persikaba. Yakni barisan pertahanan, gelandang dan lini depan. Tambahan pemain diperuntukan di tiga posisi itu,” tandasnya. 

Kalsemen sementara perolehan poin putaran pertama Liga Nusantara 2015 region Jateng. (dok-infoblora)
Dia menuturkan, perjalanan Persikaba mengarungi Liga Nusantara Jateng masih panjang.
Menurutnya, hasil yang diperoleh di putaran pertama penyisihan grup bukan menjadi jaminan prestasi yang akan diraih Persikaba tahun ini. Jika lolos di penyisihan grup, Persikaba masih harus bertanding lagi dengan kesebelasan lainnya guna memperebutkan salah satu tiket lolos ke Liga Nusantara regional Jawa.

Kemudian beranjak ke tingkat nasional untuk memperebutkan kuota promosi ke Divisi Utama. ”Kalau ingin tim Persikaba berprestasi, tentunya kelemahan yang ada harus dibenahi,” kata Agung yang juga ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blora.

Sementara itu, di pertandingan lawan Persikas Jumat (17/4), Persikaba tanpa didampingi Pelatih Edy Paryono. Mantan pelatih PSIS Semarang itu telah meninggalkan mess Persikaba di Wisma Pratama sejak Rabu (15/4) malam lantaran berseteru dengan pemain.

Kabarnya, ketegasan dan kedisiplinan Edy Paryono membuat pemain kurang nyaman. Untuk sementara Asisten Pelatih Yusuf Supriyanto menggantikan tugas Edy Paryono. Meski tanpa didampingi pelatih kepala, namun pemain Blora tampil penuh semangat lawan Persikas. Bahkan Persikaba mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua.

Tercatat dua kali peluang emas mencetak gol diperoleh striker Sukirno Bagong dan gelandang Krisna Hadi di pertandingan yang berlangsung di Stadion Wujil, Ungaran. Namun peluang tersebut tidak bisa dikonversi menjadi gol. 

”Kami unggul di penguasaan bola. Ada dua peluang yang semestinya membuahkan gol.

Namun penyelesaian akhir masih kurang tenang sehingga peluang itu terbuang percuma,” tandas Agus Puryanto, manajer teknik Persikaba yang turut mendampingi Laskar Arya Penangsang bertandingan di Ungaran. Hasil imbang tanpa gol inipun tidak sesuai dengan target pengurus Persikaba yang menghendaki timnya meraih kemenangan. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved