Blora on News :
Home » , » Dua Petinju Junior Blora bakal Ikuti Kejuaraan Nasional di Ternate

Dua Petinju Junior Blora bakal Ikuti Kejuaraan Nasional di Ternate

infoblora.com on Apr 6, 2015 | 5:00 PM

Rogant Giliardo (tengah) bersama Tatik Lestari akan mengikuti Kejuaraan Nasional Tinju Junior di Ternate Mei mendatang.
BLORA. Dua petinju Blora diproyeksikan akan tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tinju amatir di Ternate, Maluku bulan Mei mendatang. Mereka adalah Tatik Lestari, kelas terbang 51 kilogram putri dan Rogant Giliardo, kelas layang 49 kilogram putra. Kedua petinju tersebut saat ini mulai mengikuti persiapan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng.

Pelatih tinju Blora, Bismo Setiawan mengatakan, tampil di Kejurnas ini menjadi kesempatan kedua bagi Tatik Lestari dan Rogant Giliardo. Dikatakan, kedua anak asuhnya tersebut, sebelumnya pernah tampil di even yang sama di Tangerang, Banten September 2014 lalu. Kala itu, Tatik berhasil meraih medali emas. Sedangkan Rogant menyabet medali perak.


“Untuk tampil di Kejurnas nanti yang menentukan memang Pengprov Pertina Jawa Tengah. Hanya saja, karena Tatik dan Rogant saat ini masuk PPLP, keduanya otomatis akan ikut tampil. Bulan ini sudah mulai persiapan,” kata Bismo.

Mantan petinju PON Jawa Tengah ini mengemukakan, kesempatan bertanding di Kejurnas kembali diperoleh menyusul keberhasilan di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Pada event yang berlangsung di Pekalongan tanggal 23-28 Maret lalu, petinju Blora meraih satu medali emas dan tiga perak.

Satu medali emas bagi Blora diraih M. Dimas Setiawan pada kelas 48 kilogram junior boys, setelah menang angka mutlak dari petinju asal Kebumen. Sedangkan tiga medali perak, masing-masing dipersembahkan oleh Solimin, kelas 49 kilogram elite, Rogant Giliardo, kelas 46 kilogram youth boys, dan Marin Mei Hartanti, kelas 48 junior girl.


Pada partai final, Solimin harus mengakui keunggulan petinju Banjarnegara, M. Musa. Sedangkan Rogant Giliardo kalah angka tipis dari petinju binaan sasana Suara Merdeka yang juga penghuni PPLP Jateng, Rizal. Sementara Marin Mei Hartanti kalah angka dari petinju tuan rumah Pekalongan.


Saat Kejurprov di Pekalongan, Blora mengirimkan enam petinju. Termasuk Tatik Lestari. Namun, petinju putri langganan juara tersebut mengalami cedera tulang kering dan selangka. Sehingga tidak bisa turun bertanding. Satu petinju lainnya yaitu Putri Amalia, kelas 48 kilogram junior girl. Namun sayang, ia tersingkir di babak penyisihan.


“Sebenarnya dia (Putri Amalia) kelasnya 46 kilogram junior girl. Karena tidak ada lawan, agar bisa bertanding harus naik kelas jadi 48 kilogram. Akhirnya kalah dari petinju Sragen,” tandas Bismo Setiawan yang juga pemilik Gajah Mada School Boxing Club.


Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Blora, Suparjono menjelaskan, raihan medali dalam Kejurprov telah melampaui target yang dicanangkan. Sebab, pihaknya hanya memasang target medali satu emas, dua perak dan satu perunggu.


Suparjono mengungkapkan, dalam Kejurnas mendatang petinju dari Blora bisa mengulang prestasi seperti tahun sebelumnya. Pihaknya juga berharap, saat Jawa Tengah menjadi tuan rumah PON Remaja kedua nanti, cabang tinju bisa ikut dipertandingkan. “Harapan kita, kedepan cabang tinju bisa juara di Porprov dan atlet Blora bisa masuk kontingen PON Jateng,” ungkapnya. (Tio-SS | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved