Blora on News :
Home » , » Diklat Prajabatan 607 CPNS K-2 : Bupati Blora Minta PNS Perbaiki Layanan Publik

Diklat Prajabatan 607 CPNS K-2 : Bupati Blora Minta PNS Perbaiki Layanan Publik

infoblora.com on Apr 21, 2015 | 1:30 AM

Bupati Blora Djoko Nugroho menyematkan tanda pengenal peserta Prajabatan CPNS K-2 yang diikuti 607 orang, kemarin.
BLORA. Para pegawai honorer kategori dua (K-2) yang telah dinyatakan lolos seleksi menjadi CPNS diingatkan tentang perbaikan pelayanan publik. Hal itu dikemukakan Bupati Djoko Nugroho saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS dari formasi tenaga honorer K-2 di gedung Sasana Bakti, kemarin. 

Menurut dia, perbaikan pelayanan publik, mutlak dilakukan karena tugas dan fungsi utama pemerintah memberikan dan memfasilitasi berbagai pelayanan publik di segala bidang. ’’Diklat ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, keahlian dan keterampilan CPNS tentang bagaimana menjadi aparatur yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,’’ujarnya.

Pelayanan yang diberikan, menurut dia, tidaklah bertujuan mencari untung atau menjadikan masyarakat terbebani dengan pelayanan yang diterimanya. Melainkan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

’’Ibaratnya sekarang saudara-saudara seperti bayi yang baru lahir, sehingga perlu bersyukur karena telah lolos menjadi CPNS. Oleh karena itu, jadilah pegawai yang disiplin, berubah sikap, perilaku dan meningkatkan kinerja sebagai agenagen pelayanan publik yang baik,’’ tandas Djoko Nugroho di hadapan para peserta diklat.

Diklat Prajabatan tersebut diikuti 607 orang. Terdiri atas golongan III sebanyak 395 orang, golongan II (170 orang) dan golongan I (42 orang). ’’Diklat berlangsung sebanyak 16 angkatan. Yang terbagi golongan III sebanyak 10 angkatan dan golongan I serta golongan II sebanyak 6 angkatan,’’ ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Soewignyo. 

Dia mengungkapkan, sebenarnya ada 609 CPNS yang lolos pada formasi tenaga honorer K- 2 . Namun dua di antaranya meninggal dunia. ’’Satu orang meninggal ketika proses SK-nya turun. Sedangkan satunya meninggal setelah menerima SK dan menerima gaji. Dan CPNS yang meninggal setelah menerima SK akan kami urus untuk mendapatkan pensiun,’’ katanya. (abdul muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

2 komentar:

hendro idea said...

Melayani pertanyaan publik di warung kopi..

hendro idea said...

Melayani pertanyaan publik di warung kopi..

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved