Blora on News :
Home » , » Terlindas Truk di Maguan Tunjungan, Gadis Karangtawang Ini Tewas Dengan Kaki Patah

Terlindas Truk di Maguan Tunjungan, Gadis Karangtawang Ini Tewas Dengan Kaki Patah

infoblora.com on Mar 24, 2015 | 1:30 PM

Warga sekitar tempat kejadian bersama-sama berusaha mengeluarkan korban dari kolong truk yang telah melindasnya pagi tadi. Korban akhirnya kewas saat dibawa ke rumah sakit.
BLORA. Kecelakaan merenggut korban jiwa terjadi di ruas jalan provinsi Blora-Kunduran kilometer 4. Tepatnya di perempatan Maguwan, Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan. Tria Juni Indahwati (17), warga Desa Karangtawang RT. 01 RW. 01, Kecamatan Tunjungan tewas setelah terlindas truk tanki bermuatan solar. Peristiwa naas ini terjadi Selasa pagi (24/3), sekitar pukul 08.00 WIB.

Salah seorang saksi mata, Sujarwo (41) menuturkan, kejadian bermula saat korban hendak berangkat kerja dengan diantar oleh bibinya, Sunarti (40). Ketika itu, sepeda motor Honda Beat yang belum ada plat nomor polisinya dikendarai warga Dukuh Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan tersebut meluncur dari arah utara. 

Sesampainya di perempatan Maguwan, sepeda motor yang dikendarai Sunarti masuk ke jalan raya hingga separuh marka dan bermaksud belok ke kiri. Pada saat yang bersamaan, dari arah barat meluncur sebuah truk tanki nomor polisi B 9071 CFU. Dimungkinkan, keberadaan truk tanki bermuatan solar yang dikemudikan Sujoko Prianto (35), warga Kelurahan Kalibaru VB/56, Cilincing, Jakarta Utara tersebut tidak disadari oleh Sunarti. 

“Sepeda motor terlihat oleng, kemudian korban terpental ke kanan lalu terlindas roda belakang sebelah kiri truk tanki,” kata Sujarwo.

Saksi lainnya, Sujito (45) mengatakan, sebelum memasuki perempatan Maguwan dari arah utara, pengendara sepeda motor tidak melihat kanan dan kiri. Sehingga, tidak mengetahui ada truk tanki yang melaju dari arah barat. “Saat mengetahui ada truk, pengemudi motor terlihat gugup dan panik,” ujarnya.

Menyadari kejadian tersebut, pengemudi truk tanki seketika itu juga menghentikan kendaraannya. Sesaat kemudian, warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung berhamburan mendekat. Sambil mengatur arus lalu lintas, sebagian dari mereka melihat kondisi korban yang tergencet ban truk dan berusaha memberikan pertolongan.

Menurut sopir truk tanki, Sujoko Prianto, dirinya memacu kendaraan yang dikemudikan dengan kecepatan sedang. Ia juga mengaku kaget saat tiba-tiba ada sepeda motor nyelonong dari arah utara dan masuk hingga separuh jalan raya. “Saya sudah berusaha bunyikan klakson dan mengerem. Tapi karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan sudah tidak bisa terhindarkan,” kata Sujoko yang dibenarkan oleh sang kenek, Heri Irwansyah (37).

Kasat Lantas Polres Blora, AKP Eko pujiyanto melalui Kanit Laka Iptu Nyoman Suersa menjelaskan, kecelakaan terjadi diduga kuat karena pengendara sepeda motor belum terampil. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian. “Dua kaki korban mengalami patah terbuka dan meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan pengendara sepeda motor tidak mengalami luka sedikitpun,” terang Iptu Nyoman Suersa (Ud-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

2 komentar:

May said...

@pak wijawa
Nyuwun sewu,
Iki jelas iklan sing nganggo tedeng aling-aling mas Admin,
nek diumbarne mengko malah mecungul konco-2 ne sing model modal madul ...
Ndadekke pembaca wegah mbukak laman iki maneh,
lha wong isine sing semula akeh info sing apik-apik, .. malah isine dadi sembarang sing kurang jelas ....
apike di delete wae .......
Maturnuwun.

May said...

Nyuwun sewu,
Iki jelas iklan sing nganggo tedeng aling-aling mas Admin,
nek diumbarne mengko malah mecungul konco-2 ne sing model modal madul ...
Ndadekke pembaca wegah mbukak laman iki maneh,
lha wong isine sing semula akeh info sing apik-apik, .. malah isine dadi sembarang sing kurang jelas ....
apike di delete wae .......
Maturnuwun.

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved