Blora on News :
Home » » Sakit Tak Kunjung Sembuh, Sumardi Warga Tempelan Blora Gantung Diri

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Sumardi Warga Tempelan Blora Gantung Diri

infoblora.com on Mar 11, 2015 | 5:00 AM

Warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tempelan Blora mendatangi rumah Sumardi yang tewas karena gantung diri di dalam kamar, kemarin.
BLORA. Warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tempelan Blora, Selasa siang (10/3) kemarin dihebohkan dengan peristiswa gantung diri yang dilakukan Sumardi (55) di dalam kamar rumahnya. Korban yang tinggal di Jl.Taman Makam Pahlawan tersebut ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 13.00 WIB.

Kepastian gantung diri tersebut diketahui karena masih ada tali tampar yang melilit leher pria beranak empat ini. Yakni Sunarni (50) mantan istri korban yang pertama kali menemukan keganjilan di rumah Sumardi.

Ketika itu Sunarni yang sedang berkunjung ke rumah Sumardi akan melaksanakan sholat dzuhur. Usai ambil wudzu hendak menuju kamar memakai mukena, ternyata kamar tertutup dan pintu terkunci dari dalam. Padahal menurut pengakuannya pintu tersebut tidak pernah terkunci.

Biasanya pintu tidak pernah ditutup, apalagi dikunci. Aneh saja, saya ketuk-ketuk juga tidak ada jawaban dari dalam kamar,” ujarnya.

Sunarni yang merasa curiga kemudian meminta bantuan sejumlah tetangga untuk memeriksa keadaan. Salah seorang tetangga lalu melihat kondisi dalam kamar dengan cara memanjat dinding menggunakan kursi. Saat itulah terlihat Sumardi sudah dalam kondisi terbujur di belakang pintu kamar dan tidak bergerak. Mengetahui hal tersebut, sejumlah warga langsung mendobrak pintu kamar.

Begitu pintu terbuka, Sumardi sudah tidak bergerak. Lehernya terlilit tali tampar yang terikat pada salah satu ventilasi atas pintu kamar. Warga menduga, saat gantung, Sumardi menggunakan kursi untuk tumpuan.

 ”Ketinggian ventilasi dengan lantai sangat pendek. Selain itu juga ada kursi yang sepertinya habis digunakan untuk memanjat,” tutur salah seorang tetangga korban, Seto Purnomo.

Seto menambahkan, sebelum nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, tidak terlihat tanda-tanda aneh yang ditunjukkan oleh Sunardi. Hanya saja, belakangan ini sejumlah warga mendengar korban sering mengeluh. Sebab, penyakit paru-paru yang selama ini dideritanya tidak kunjung sembuh.

“Setahu warga, selama ini tidak ada masalah keluarga atau yang lain. Beberapa kali memang keluar masuk rumah sakit. Mungkin karena frustasi tidak sembuh-sembuh yang membuatnya nekad mengakhiri hidup,” imbuh Seto.

Petugas dari Polsek Blora pun datang ke rumah korban untuk melakukan pemeriksaan. Namun dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau pembunuhan. “Peristiwa ini murni bunuh diri, karena tidak ada bekas penganiayaan di sekujur tubuh korban,” kata AKP Sudarno Kapolsek Blora Kota. (Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved