Blora on News :
Home » , » Perbaikan Jalan Akses Wisata Religi Janjang Ruas Cabak-Bleboh Dianggarkan 2,4 M

Perbaikan Jalan Akses Wisata Religi Janjang Ruas Cabak-Bleboh Dianggarkan 2,4 M

infoblora.com on Mar 26, 2015 | 3:30 AM

Seorang pengendara motor dengan hati-hati melewati jalan Cabak-Bleboh yang merupakan akses menuju wisata Tapaan Janjang. (foto: Tio-infoblora)
BLORA. Kerusakan jalan akses menuju lokasi wisata religi Tapaan Janjang sejauh 9 km dari Desa Cabak hingga Desa Bleboh Kecamatan Jiken secara bertahap diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Setelah tahun 2014 lalu perbaikan dimulai dari pertigaan Pos Cabak hingga perbatasan Dukuh Pengkok dianggarkan Rp  1,1 miliar, tahun ini Pemkab Blora kembali menganggarkan perbaikan selanjutnya dari Dukuh Pengkok Desa Nglebur hingga Desa Bleboh dengan pagu anggaran Rp 2,4 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPU Blora, Bondan Sukarno mengemukakan bahwa perbaikan memang dilaksanakan secara bertahap dan dianggarkan beberapa tahun dari sumber APBD. 

“Tahun ini jalan Cabak-Nglobo melalui Desa Nglebur akan diperbaiki dengan pagu anggaran Rp 2,4 miliar yang diambilkan dari APBD 2015. Melanjutkan perbaikan tahun sebelumnya,” jelasnya.

“Saat ini sedang persiapan lelang, kemungkinan bulan April nanti sudah lelang dan pekerjaan perbaikan jalan bisa dimulai sekitar bulan Mei hingga Juli,” tambahnya.

Sementara itu berdasarkan tinjauan lapangan, kerusakan jalan ruas Cabak-Nglebur-Bleboh memang parah. Dari Cabak hingga perbatasan Desa Nglebur sudah bagus karena sudah diperbaiki tahun 2014 kemarin. Namun memasuki Dukuh Pengkok, dukuh pertama di wilayah Desa Nglebur keadaan jalan sudah rusak parah. Banyak dijumpai lubang besar yang tergenang air ketika usai hujan, selain tiu badan jalan banyak yang bergelombang. Aspal lama terkelupas dan sebagian tak berbekas.

Sukirno (40) warga Dukuh Pengkok Desa Nglebur mengaku prihatin dengan kondisi kerusakan jalan di desanya tersebut. “Desa kami di tengah hutan mas, kalau malam jalannya gelap karena minim penerangan. Apalagi diperparah dengn kondisi jalan yang rusak seperti ini. Harus ekstra hati-hati jika melintas, terlebih saat malam hari. Karena rawan jatuh dan tergelincir mengingat saat ini masih musim hujan,” keluhnya.

Sedangkan Yunus seorang pengusaha kerajinan gembol kayu jati dari Desa Nglebur juga mengungkapkan hal yang sama. “Kondisi jalan yang rusak ini sudah terjadi beberapa tahun. Hal ini menimbulkan rasa was-was bagi pengguna jalan, terlebih jalan ini adalah akses menuju lokasi wisata religi Tapaan Janjang yang ramai setiap event bersih desa. Kami berharap Pemkab segera melakukan perbaikan agar akses ini bisa kembali baik. Kalau bisa dibeton agar awet,” pintanya. (Tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved