Blora on News :
Home » , » Mulai Dikerjakan, Proyek SPAM 135 Miliar Kelak Atasi Kekeringan di 6 Kecamatan

Mulai Dikerjakan, Proyek SPAM 135 Miliar Kelak Atasi Kekeringan di 6 Kecamatan

infoblora.com on Mar 24, 2015 | 2:30 AM


Pipa untuk saluran air bersih mulai ditanam di bawah tanah tepi Jl.Blora-Cepu kemarin, nantinya untuk menyalurkan air hasil olahan dari Bengawan Solo ke Blora.
BLORA. Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Proyek tersebut diperkirakan mempu memproduksi air sebanyak bersih 200 liter per detik. Proyek senilai Rp 135 miliar ini diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan yang sering terjadi di Kabupaten Blora. Khususnya saat musim kemarau tiba.

Sejak akhir bulan Februari lalu, pengerjaan proyek sudah mulai dilakukan.awal pengerjaan proyek dilakukan di titik perbatasan anatara Kecamatan Cepu dan Sambong. Tepatnya mulai dari depan kompleks perumahan Cepu Asri. Selain jaringan pipa, infrastruktur lain yang juga akan dibangun yaitu pengolahan air dan jaringan pipa transmisi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Samgautama Karnajaya mengatakan, tahap perencanaan proyek SPAM telah dilakukan tahun 2014. Sedangkan pengerjaan fisik, ditargetkan akan terselesaikan tahun ini. “Panjang jaringan pipa transmisinya kurang lebih 40 kilometer. Mulai dari Kecamatan Cepu hingga Kecamatan Blora Kota,” katanya kemarin.

Menurutnya, anggaran untuk proyek SPAM di Kabupaten Blora ini merupakan yang terbesar di Indonesia. Karena sepengetahuannya, proyek serupa di sejumlah daerah di Jawa Tengah maupun di wilayah Indonesia lainnya, nilai anggarannya di bawah Rp. 100 miliar. “Ini merupakan yang terbesar, semoga benar-benar bisa bermanfaat nantinya,” ungkapnya

Pihaknya juga menjelaskan, rencananya, air sungai Bengawan Solo yang mengalir di Kecamatan Cepu akan digunakan sebagai sumber air baku. Adapun infrastruktur yang akan dibangun dalam proyek SPAM ini meliputi bangunan penangkap air (intake) dari badan sungai. Sehingga air bersih dari proyek SPAM ini akan bisa dinikmati masyarakat di enam kecamatan. Yaitu Cepu, Sambong, Jiken, Bogorejo, Jepon dan Blora Kota.

“Dengan adanya SPAM, diharapkan permasalahan ketersediaan air bersih yang terjadi setiap musim kemarau bisa teratasi,sehingga masyarakat tidak kekurangan air bersih” jelasnya.

Sementara itu Direktur Utama (Dirut) PDAM Blora, Eko Budi Risetiawan mengemukakan, selama ini produksi air PDAM di Kabupaten Blora hanya mencapai 180 liter per detik. Itupun jika persediaan air baku dalam kondisi normal. Dengan jumlah pelanggan sebanyak 13.560 kepala keluarga (KK). Namun setelah proyek SPAM selesai dan seluruh jaringan pipa telah terpasang, PDAM merencanakan menambah jumlah pelanggan. “Kami merencanakan jumlah pelanggan baru 8.000 KK,agar semakin banyak yang ikut merasakan” ungkapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Blora, Bondan Sukarno menjelaskan, semua pekerjaan dalam proyek SPAM dilakukan oleh Kementerian PU. Dalam hal ini Dirjen Cipta Karya. Pemkab Blora hanya membantu penyediaan fasilitas berupa lahan dan ditambahkan, pemasangan jaringan pipa dari Cepu menuju Blora akan dilakukan di tepi jalan provinsi.

“Koordinasi telah dilakukan dengan pihak terkait, termasuk Perhutani. Sebab, jalur pipa yang akan dibangun juga melewati kawasan hutan.Pembebasan lahan yang akan ditempati juga sudah selesai,” terangnya. (Teg-koma | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved