Blora on News :
Home » , » DPU : Waduk dan Bendung di Kabupaten Blora Masih Dalam Kondisi Aman

DPU : Waduk dan Bendung di Kabupaten Blora Masih Dalam Kondisi Aman

infoblora.com on Mar 19, 2015 | 2:00 AM

Salah satu waduk tua di Kabupaten Blora, yakni Waduk Greneng yang berada di Kecamatan Tunjungan. (dok-infoblora)
BLORA. Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Bondan Sukarno menyatakan, waduk dan bendung yang ada di Blora untuk sementara ini dalam kondisi aman.

Kebocoran bagian waduk hingga menyebabkan air waduk meluber keluar yang pernah terjadi Waduk Gunungrowo di Kabupaten Pati belum lama ini, diperkirakan tidak akan terjadi di Blora. ”Baik di waduk ataupun bendung ada petugas yang selalu melakukan pemantauan. Kami mempunyai petugas jaga yang setiap saat mematau kondisi bendung,” ujarnya, kemarin.

Ada dua waduk besar di Blora yang masuk kategori waduk tua yakni Waduk Tempuran dan Waduk Greneng. Hanya saja menurut Bondan Sukarno, kewenangan pengelolaan waduk tersebut bukan berada di Pemerintah Kabupaten melainkan di Balai Besar Pemali Juwana (Pemprov Jateng).

”Terkait dengan waduk, kami sebatas mengordinasikan dan mengusulkan. Sedangkan bendung yang menjadi kewenangan Pemkab, kami kelola dengan baik. Salah satunya menempatkan petugas jaga untuk melakukan pemantauan,” katanya. 

Bondan Sukarno yang juga menjabat Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Blora menyatakan, Balai Besar Pemali Juwana juga menugaskan pegawainya untuk menjaga waduk yang ada di Blora. ”Sehingga kalau ada tanda-tanda kebocoran bisa cepat segera diketahui,” tandasnya. 

Sekadar diketahui, di Indonesia terdapat sebanyak 284 waduk atau bendungan besar. Dari jumlah tersebut beberapa diantaranya masuk kategori waduk tua. Salah satunya adalah Waduk Tempuran di Kecamatan Blora dan Waduk Greneng di Kecamatan Tunjungan.

Meski beberapa kali sejumlah bagian waduk diperbaiki namun dua waduk di Blora tersebut rawan mengalami kerusakan jika tidak dipelihara dengan baik. Potensi kerusakan yang paling parah adalah munculnya retakan di tubuh waduk saat musim kemarau. Untuk menghindari kerusakan itu, saat musim kemarau, air di dalam waduk tetap dipertahankan dengan kedalaman tertentu.

Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum diharapkan lebih memberikan perhatian pada waduk-waduk usianya tua tersebut. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved