Blora on News :
Home » , » Berkah Proyek Gas PPGJ, Usaha Konveksi di Sumber Kradenan Tumbuh Pesat

Berkah Proyek Gas PPGJ, Usaha Konveksi di Sumber Kradenan Tumbuh Pesat

infoblora.com on Mar 4, 2015 | 12:30 AM

Sukandar dengan beberapa karyawannya menggeluti usaha konveksi di tengah industri gas PPGJ di Desa Sumber Kecamatan Kradenan Blora.
BLORA. Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora menandai dimulainya era industrialisasi di kawasan Desa Sumber dan sekitarnya. Warga pun menyikapinya dengan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Seperti yang dilakukan Sukandar (48) warga Dusun Wates Desa Sumber. Bila banyak orang menggantungkan harapannya bisa turut bekerja di proyek PPGJ, Sukandar justru lebih memilih membuka usaha sendiri, yakni di bidang konveksi.

Usaha yang digelutinya itu mampu merekrut puluhan tenaga kerja yang berasal dari desa setempat. Meski baru berdiri dalam hitungan bulan, konveksi yang dihasilkan cukup berkualitas.

Hal itulah yang menjadikan Lestari Colection Sumber milik Sukandar dipercaya menggarap order pemesanan pembuatan seragam pekerja pertambangan minyak dan gas (migas). Mbah Gendut, demikian Sukandar biasa dipanggil, menceritakan sebelum membuka usaha ini, dirinya mengaku sudah mendapat pengalaman bekerja di salah satu pabrik konveksi yang ada di Jakarta.

Di tahun 2000, Sukandar memutuskan pulang kampung. ”Di kampung, saya tidak langsung membuka usaha konveksi. Saya membuka usaha oven tembakau. Usaha itu saya geluti beberapa tahun,” ujarnya, belum lama ini.

Namun karena usaha oven tembakau kerjanyanya musiman yakni setiap tiga bulan sekali, akhirnya di saat jeda pascausaha tembakau itulah muncul ide mendirikan usaha konveksi kecilkecilan. Menurut Mbah Gendut, ide itu langsung mendapat dukungan dari teman-temannya di Dusun Wates yang pernah ikut merantau di Jakarta bersamanya.

Menurut Mbah Gendut, banyak rekan-rekan yang sama profesi dengannya ketika bekerja di Jakarta memilih tidak kembali lagi ke Jakarta. Alasan keluarga, menjadi faktor penghalan mereka kembali ke Ibukota.

Dirintis
Berawal dari dukungan itulah, Mbah Gendut berinisiatif membeli alat-alat konveksi seperti mesin jahit, mesin obras dan mesin kam atau alat untuk membuat segala macam kerah, lipat tangan atau kaki. Order pemesanan dari beberapa kalangan pun mulai berdatangan. ”Awalnya saya punya inisiatif untuk mengambil kerjaan atau order dari Jakarta dari tempat saya bekerja dulu,” ungkapnya. 

Mbah Gendut sangat peduli terkait segi kualitas produksi yang dihasilkannya. Oleh karenanya dia mengaku sering dipercaya oleh perusahananya tempat kerjanya dulu untuk menggarap order. Garapan itu seperti order pembuatan kaos basket, kaos sepeda, kaos sepak bola dan lainlain. ”Dan semua produk itu kualitas ekspor,” tegasnya. 

Seiring berjalanya waktu, akhirnya ia mampu memproduksi konveksi sendiri yang ordernya berasal dari sejumlah sekolah dan instansi. Mulai dari mulai kaos, baju dan seragam. ”Untuk seragam karyawan proyek yang ada di sekitar PPGJ Desa Sumber juga kami kerjakan,” tandasnya.

Mbah Gendut merasa bersyukur atas dukungan rekan-rekannya yang turut bersemangat membesarkan usaha yang dirintisnya tersebut. Usaha itu diharapkan mampu mengangkat taraf perekonomian warga sekitar dengan turut bekerja bersamanya.

Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni, menyampaikan apresiasi positifnya terhadap kemandirian warganya dalam meniti usaha yang dirintis mulai dari nol tersebut. ”Usaha konveksi itu juga fokus ke pemesanan seragam proyek pertambangan migas.

Tak hanya di Jateng tapi juga di Jatim. Seperti project Lapangan Banyuurip di Gayam, Bojonegoro, maupun Project Migas lainnya,” ujarnya. Zaki mengaku sering berkomunikasi dengan warganya, termasuk Sukandar yang menginginkan adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM) ini. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved