Blora on News :
Home » , » Musyawarah Rencana Pembangunan 2016 Dihujani 3.990 Usulan Proyek

Musyawarah Rencana Pembangunan 2016 Dihujani 3.990 Usulan Proyek

infoblora.com on Feb 26, 2015 | 1:00 AM

Didampingi Bupati Djoko Nugroho (baju putih), Gubernur Ganjar Pranowo (kanan) sibuk mengecek usulan kegiatan atau proyek pembangunan dari masyarakat saat mengikuti Musrenbang tingkat Kecamatan Sambong Kab.Blora belum lama ini.
BLORA. Masyarakat dari seluruh desa di Blora memanfaatkan forum Musyawarah Perencanaan Bembangunan (Musrembang) 2016 untuk menyampaikan usulan program kegiatan. Tak heran kegiatan musrenbang tersebut dihujani ribuan usulan kegiatan atau proyek. Jumlah usulan kegiatan atau proyek yang dimasukan dalam musrembang di tingkat desa dan kelurahan mencapai 3.990 usulan.

Namun usulan tersebut disaring lagi dalam musrembang di tingkat kecamatan hingga menjadi sebanyak 1.507 usulan. Hanya saja dipastikan tidak semua usulan itu akan bisa direalisasikan dalam APBD 2016.

Penyebabnya, selain karena keterbatasan jumlah anggaran daerah, tidak semua usulan tersebut sejalan dengan prioritas program pembangunan yang akan dilakukan Pemkab Blora di tahun 2016. Dari 1.507 usulan kegiatan di tingkat kecamatan, pagu anggaran indikatifnya sebesar Rp 690,98 miliar.

Sedangkan pagu indikatif 2016 untuk usulan kegiatan hasil musrembang desa dan keluarahan sebesar Rp 897,18 miliar. Jumlah tersebut masih ditambah usulan anggaran kegiatan yang ada di setiap SKPD di Pemkab Blora sebesar Rp 734,80 miliar.

Padahal dalam APBD 2015 saja, kemampuan keuangan daerah Blora berupa pendapatan hanya sebesar Rp 1,577 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 957 miliar diantaranya dihabiskan untuk anggaran belanja pegawai. Adapun belanja langsung dianggarkan Rp 544 miliar.

”Tentu akan ada penyelarasan usulan kegiatan yang nantinya masuk dalam musrembang tingkat kabupaten. Apalagi pagu indikatif usulan kegiatan tersebut cukup besar, padahal kemampuan keuangan daerah terbatas,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Samgautama Karnajaya, kemarin.

Usulan
Menurutnya, semua usulan kegiatan yang masuk dalam musrembang desa dan kecamatan serta usulan kegiatan SKPD direkap dan selanjutnya dibawa dalam forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Forum SKPD tersebut digelar selama dua hari, mulai kemarin hingga hari ini (25- 26/2) di Aula Bappeda.

Selain diikuti seluruh kepala SKPD dan camat, forum SKPD diikuti pula sejumlah anggota DPRD. Menurut Samgautama Karnajaya, sebelum diadakan forum SKPD, pihaknya telah menggelar musrembang di tingkat desa dan kelurahan serta musrembang di tingkat kecamatan.

Bahkan dalam musrembang di Kecamatan Sambong, 5 Februari 2015, sempat dihadiri gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dari musrembang-musrembang tersebut, diperoleh data usulan kegiatan yang disampaikan masyarakat.

”Rekapitulasi usulan kegiatan kami sampaikan ke forum SKPD. Itu sebagai wahana penyelarasan program kegiatan SKPD dengan usulan program kegiatan hasil musrembang RKPD di kecamatan, dalam rangka sinergitas prioritas pembangungan daerah dan penyempurnaan rancangan rencana kerja SKPD tahun 2016,” kata Samgautama.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah usulan kegiatan yang mencapai 1.507 usulan hasil musrembang di tingkat kecamatan, terdiri dari bidang fisik dan prasarana, bidang ekonomi serta bidang sosial budaya. Kecamatan terbanyak yang mengusulkan kegiatan adalah Kecamatan Japah (267 usulan), disusul Kecamatan Todanan 224 usulan, Kecamatan Jepon 146 usulan, Kecamatan Randublatung 100 usulan.

Sedangkan yang paling sedikit mengajukan usulan kegiatan adalah Kecamatan Kradenan (23 usulan). Disusul Kecamatan Jati 29 usulan dan Kecamatan Bogorejo 52 usulan serta Kecamatan Blora 53 usulan. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved