Blora on News :
Home » , » Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Jati Tumbang Melintang di Jl.Blora-Randublatung

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Jati Tumbang Melintang di Jl.Blora-Randublatung

infoblora.com on Feb 27, 2015 | 3:00 AM

Warga Desa Ngliron gotong royong membersihkan pohon jati besar yang tumbang di Jl.Blora-Randublatung km 18 akibat angin kencang saat hujan deras, Kamis sore (26/2) kemarin. (foto: Taufan)
BLORA. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Blora bagian selatan, Kamis sore (26/2) kemarin, mengakibatkan beberapa pohon jati besar tumbang. Tepatnya di tepi Jl.Blora-Randublatung kilometer 18 wilayah Desa Ngliron Kecamatan Randublatung ada beberapa pohon tumbang beserta akarnya dan roboh melintang di jalan raya.

Akibatnya lalu-lintas di jalan kabupaten tersebut tersendat hingga beberapa jam. Warga sekitar dibantu petugas dari Polsek Randublatung sibuk membersihkan batang pohon yang menghadang para pengguna jalan.

“Hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Sehingga pohon jati tua dengan diameter sekitar 100 cm tumbang menutup jalan di selatan Makam Desa Ngliron. Beberapa ranting pohon juga tersangkut jaringan kabel listrik PLN,” kata Yudi, warga setempat.

Karena takut tersengat listrik saat membersihkan ranting pohon, warga meminta pihak PLN untuk memadamkan aliran listrik wilayah tersebut. Mengingat belum lama ini juga pernah ada pohon tumbang yang teraliri arus listrik.

Sementara itu, Kepala Desa Ngliron Muntana membenarkan bahwa beberapa pohon jati besar di desanya tumbang akibat angin kencang saat hujan deras mengguyur wilayahnya sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. “Desa kami memang rawan pohon tumbang jika terjadi angin kencang. Warga diminta waspada jika hujan deras disertai angin datang. Kejadian kemarin tidak ada korbannya, hanya arus lalu lintas sempat tersendat,” kata Muntana.

Taufan warga Randublatung yang sedang melintas juga mengaku perjalanannya dari Randublatung sempat terhenti karena menunggu warga membersihkan batang pohon yang roboh melintang di jalan. “Sepanjang perjalanan di hutan banyak ditemukan ranting pohon jati patah akibat angin kencang,” ungkapnya.

Jl.Stasiun Kota Ngareng Kecamatan Cepu tergenang banjir akibat hujan
deras yang mengguyur wilayah setempat, Kamis (26/2) kemarin.
Di waktu yang sama, hujan deras dan angin kencang juga melanda wilayah Kecamatan Cepu yang mengakibatkan beberapa wilayah dilanda banjir genangan. Diduga saluran air tidak mampu menampung derasnya air hujan yang turun.

Komandan Satuan Penanggulangan Bencana (Satgana) Kecamatan Cepu, Anton Moedji menjelaskan banjir genangan terjadi di kawasan Jl.Stasiun Kota Ngareng, Taman Seribu Lampu dan Tuk Buntung. “Begitu mendapat kabar ada banjir genangan, kami dan tim langsung turun lapangan dibantu warga untuk mengatur lalu lintas agar tidak banyak pengendara kendaraan yang terjebak banjir. Selain itu juga mengecek saluran air yang ada agar bisa secepatnya mengalirkan genangan air,” jelasnya.

Mendekati petang, genangan perlahan surut dan arus lalu-lintas kembali lancar. “Wilayah ini memang langganan banjir genangan mas. Harus ada upaya perbaikan saluran baik berupa pengerukan atau pelebaran agar ketika turun hujan deras air bisa langsung mengalir,” harapnya. (Tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved