Blora on News :
Home » , , » DPRD Blora : Kekurangan Anggaran Pilkada 2015 Akan Diambilkan dari APBD Perubahan

DPRD Blora : Kekurangan Anggaran Pilkada 2015 Akan Diambilkan dari APBD Perubahan

infoblora.com on Feb 23, 2015 | 1:00 AM

Bambang Susilo, Ketua DPRD Blora.
BLORA. Pimpinan DPRD mengakui anggaran untuk menggelar pilkada yang rencananya dihelat pada Desember tahun ini kurang. Untuk itu, mereka sepakat akan mengakomodir kekurangan itu pada APBD Perubahan.

’’Memang dananya kurang. Sejak awal kami tetapkan hanya sekitar Rp 12 milliar. Kalau versi Dewan mestinya angkanya bisa mencapai Rp 18 milliar, tetapi tidak tahu saat ditetapkan berkurang jauh,’’ kata Ketua DPRD H Bambang Susilo, kemarin. Sebagaimana diketahui, Komisi A DPRD Jateng meminta sejumlah kepala daerah segera melakukan finalisasi pendanaan pilkada serentak pada 16 Desember 2015.

Sebab, beberapa daerah ditemui masih memiliki anggaran yang minim untuk penyelenggaraan pilkada. Sekretaris Komisi ADPRD Jateng, Ali Mansyur mengatakan, hasil pantauan persiapan pilkada di empat daerah yakni Kabupaten Semarang, Kendal, Boyolali, dan Rembang menunjukkan masih ada kekurangan anggaran, terutama di Rembang dan Blora.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jateng menyatakan, anggaran pengawasan pilkada Kabupaten Rembang dan Blora, untuk Pilkada 2015 dinyatakan masih kurang. Anggaran tersebut belum mencukupi, karena belum mencakup gaji pengawas di tiap tempat pemungutan suara (TPS).

Akan Menambah
Untuk itu, kata Bambang, kekurangan dana itu dijamin akan ditutup dengan APBD Perubahan. ’’Kami siap, karena itu untuk kepentingan negara dan benar-benar riil,’’ jelasnya. Wakil Ketua DPRD Aminudin juga menyatakan hal senada.

Menurutnya, anggaran Pilkada Blora, khususnya untuk pengawasan memang kurang, untuk itu pasti akan diberi tambahan pada APBD Perubahan nantinya. ’’Untuk KPU, tergantung nanti yang dipakai standar minimal atau maksimal. Kalau untuk Panwas jelas kurang, karena di pilkada tahun ini harus menggaji para pengawasan yang berada di masing-msing TPS,’’ katanya.

Ketua KPU Arifin ketika dihubungi mengatakan, untuk pilkada, anggaran yang sudah dicantumkan Rp 11 milliar. Menurutnya, angka itu jelas kurang, karena idealnya plafon anggaran mencapai angka Rp 18 milliar. ’’Kurang memang anggaran yang ada,’’jelasnya. (ud-SMNetwork | Alf-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved