Blora on News :
Home » , » Calon Penumpang Keluhkan Kenaikan Harga Tiket Kereta Blora Jaya

Calon Penumpang Keluhkan Kenaikan Harga Tiket Kereta Blora Jaya

infoblora.com on Feb 24, 2015 | 2:30 AM

Kereta Api (KA) Blora jurusan Semarang saat menurunkan penumpang di Stasiun Cepu Kabupaten Blora.
BLORA. Ternyata kenaikan harga tiket Kereta Api (KA) Blora Jaya yang mulai diberlakukan awal Februari lalu masih belum banyak diketahui para calon penumpang. Sejumlah penumpang mengaku kaget saat mengetahui adanya kenaikan harga tiket KA Blora Jaya yang melayani jurusan Semarang-Blora tersebut.

"Saya biasa pulang kampung naik KA Blora Jaya karena lebih murah daripada naik bus. Sekarang harga tiketnya malah naik jadi Rp 40 ribu," kata Fajrina Dewi (21), Senin (23/2) kemarin.

Mahasiswa asal Blora yang berkuliah di salah satu PTN di Semarang itu menyebutkan harga tiket KA Blora Jaya sebelumnya hanya Rp 28 ribu per orang, tetapi sekarang mengalami penaikan hampir 100 persen.

Ia juga mengakui tidak tahu sejak kapan kenaikan harga tiket KA Blora Jaya itu diberlakukan, termasuk alasan PT KAI menaikkan harga tiket KA lokal itu karena pelayanan yang diberikan sama saja.

"Kalau naik banyak (harga tiket, red.) begini, saya pikir-pikir mencari alternatif angkutan lain yang lebih murah. Padahal, kalau harganya masih Rp28 ribu, saya bisa menghemat," katanya.

Senada dengan itu, Dita Nur (23), warga Kecamatan Cepu, Blora, yang biasa menggunakan KA Blora Jaya untuk pulang kampung ke Cepu juga mengeluhkan naiknya harga tiket KA, padahal pada bulan lalu harga tiketnya masih Rp 28 ribu/orang.

"Kalau naiknya 'dikit' tidak masalah. La ini naiknya kok banyak banget, sampai Rp40 ribu. Hampir dua kali lipat," kata Dita yang selama ini setia menggunakan KA untuk pulang ke kampung halaman.

Sementara itu, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IV Semarang Suprapto membenarkan adanya kenaikan harga tiket KA Blora Jaya yang sudah diberlakukan sejak 1 Februari 2015.

"Jenis-jenis KA itu kan berbeda, ada yang KA bersubsidi dan komersial atau nonsubsidi. Kereta Api Blora Jaya termasuk KA lokal komersial. Artinya, penentuan harga disesuaikan dengan pasar," katanya.

Ia menyebutkan KA lokal komersial lainnya, yakni KA Kaligung Mas yang melayani Semarang-Tegal p.p. dan KA Cepu Express yang melayani jurusan Cepu (Blora)-Surabaya yang juga tidak disubsidi.

"Kenaikan harga tiket bisa disebabkan banyak faktor, antara lain harga komponen yang naik, biaya operasional perawatan yang naik, dan sebagainya. Apalagi, KA komersial tidak disubsidi," katanya.

Meski demikian, Suprapto mengatakan kenaikan harga tiket KA Blora Jaya itu sudah disosialisasikan kepada masyarakat jauh-jauh hari sebelum resmi diberlakukan mulai 1 Februari 2015. (Tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved