Home » , » Musim Hujan, Jalan Blora-Cepu Yang Baru Selesai Diperbaiki Bina Marga Jateng Kembali Berlubang

Musim Hujan, Jalan Blora-Cepu Yang Baru Selesai Diperbaiki Bina Marga Jateng Kembali Berlubang

infoblora.com on Nov 19, 2013 | 12:52 AM

BERLUBANG : Perbaikan jalan yang dilakukan Bina Marga Jateng beberapa bulan lalu di Jl.Blora-Cepu tepatnya disebelah selatan Pos Perhutani Cabak Kec.Jiken kini mulai berlubang lagi.
BLORA. Musim hujan kembali datang mengguyur wilayah Kabupaten Blora yang secara tidak langsung memicu kerusakan jalan seperti di ruas jalan Blora-Cepu yang kini kembali banyak dijumpai lubang di tengah jalan. Tak hanya di sejumlah titik yang baru saja diperbaiki, kerusakan juga muncul di beberapa lokasi yang sebelumnya tidak tersentuh perbaikan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan ruas jalan Provinsi Jawa Tengah yang menghubungkan Kota Blora dengan Kecamatan Cepu tersebut mudah rusak. Selain diduga karena kualitas perbaikan yang kurang bagus, kerusakan tersebut terjadi lantaran kelas jalan yang tidak sebanding dengan beban kendaraan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan,  dari arah Cepu kerusakan jalan mulai terlihat di daerah Putuk Tangsi mendekati pesantren Al Muhammad Cepu, pengendara akan menjumpai lubang di tengah jalan.

Meski hanya rusak ringan yakni lubang tersebut tidak dalam, namun warga mengeluhkan karena di titik tersebut beberapa bulan lalu telah diperbaiki oleh petugas dari Bina Marga Jateng.

‘’Kami tidak bisa memastikan apakah kualitas perbaikannya tidak bagus atau beban muatan kendaraan yang berat sehingga jalan ini rusak lagi. Yang pasti beberapa bulan lalu di tempat ini ada perbaikan, tapi sekarang sudah rusak lagi,’’ ujar Tri Juanto, salah seorang warga Kecamatan Cepu.

Ke luar dari wilayah Cepu, kerusakan jalan makin banyak dijumpai. Diawali di sekitar kawasan Sumberagung hingga tikungan perbatasan Kecamatan Cepu dengan Kecamatan Sambong. Padahal di ruas jalan ini juga beberapa bulan lalu telah diperbaiki.

Selanjutnya kerusakan jalan berupa lubang kecil-kecil dijumpai di selepas jembatan timbang Kecamatan Sambong. Mendekati jembatan Kalimodang juga terdapat lubang yang dalamnya rata-rata lima hingga 10 centimeter.

Memasuki kawasan hutan jati dari arah Cepu menuju Blora, sejumlah lubang di tengah maupun di pinggir jalan kerap menjadi penyebab jatuhnya pengendara sepeda motor. Beberapa titik jalan yang rusak di kawasan hutan diantaranya di sekitar pos Perhutani dekat perbatasan Kecamatan Sambong dengan Kecamatan Jiken, Mrico Kecut, turunan setelah Mrico Kecut hingga tikungan pemancar salah satu operator telepon seluler.

‘’Lubangnya memang tidak dalam. Meski demikian hal itu sangat membahayakan pengguna jalan terutama sepeda motor. Pasalnya sebagian besar pengendara kerap memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi, namun tiba-tiba di depan ada lubang,’’ tandas Tri Juanto yang hampir setiap hari melintasi jalan Cepu-Blora.

Memasuki Kecamatan Jiken, kerusakan jalan juga masih dengan mudah dijumpai. Diantaranya di kawasan Desa Cabak, Pertigaan Nglobo hingga tanjakan mendekati gudang KUD Wargo Tani Makmur. Sementara di wilayah Kecamatan Jepon, kerusakan jalan antara lain sebelum pabrik rokok MPS rokok dan di timur Pasar Jepon.

‘’Ini sudah memasuki musim hujan. Guyuran air biasanya akan menyebabkan kerusakan jalan semakin parah. Kami berharap Bina Marga Jateng segera melakukan perbaikan,’’ tambahnya.
(rs-infoblora | kontributor : Ali Mustofa)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013-2020. infoblora.com - All Rights Reserved